Senin, 25 April 2011

Reuni dan Alat Pancing|Usulan Acara Reuni Akbar

Judul surat ini memang tak ada hubungan dan tak bisa dihubung-hubungkan. Kebetulan aku ingin menulis dua hal jadi disatukan aja.

Soal reuni, Selamat telah dipercaya untuk melaksanakan event reuni SMP N 2 Gombong lulusan th 1986. Sehubungan dengan ini aku ada beberapa masukan, karena tak bisa ikut hadir di meeting pre reuni di Gombong kemarin maka kutulis pesan ini. Kita tahu untuk mengumpulkan dana adalah pekerjaan yang sangat berat. Yang mampu berat ngeluarinnya, yang kurang mampu berat karena memang berat. pokoknya beratlah. Sebagian teman mungkin ada yang ingin acaranya berlangsung wah....namun tidak menghiraukan faktor "berat" tadi. Kalau konsep acaranya terlalu wah dan tak ada kontribusi ke sekolah menurut saya tak ada artinya. Maka saya usulkan agar acara berlangsung secara sederhana kalau bisa disekolah. Kalau cuma mau hura-hura sayang sekali dana yang sudah berat kita keluarin habis begitu saja. Saya sudah kebayang kalau acara reuni ini berkonsep mirip "Kondangan" sungguh sia-sia. Suasana pesta yang hanya beberapa jam ( sesungguhnya saya juga sudah bosan ) tapi menghabiskan energi begitu besar.

Sebagian lagi juga cuma ngomong soal dana, seolah-olah kalau tak ada dana acara ini akan berantakan. Weleh-weleh.....bener kata mas Anggar, bahwa mangan ora mangan yang penting kumpul. Jadi yang penting adalah kumpul sebanyak-banyaknya alumni. Bukan dana. kalau dana yang jadi ukuran, saya tidak terlalu yakin akan banyak yang bisa hadir. Alasannya macam-macam. kalau saya jadi ketuanya modal 5jt juga bisa bermakna. Kita datang di acara reuni bukan untuk makan-makan, bukan untuk joget2 dengan organ tunggal. tapi untuk bersilaturahmi sekalian berkontribusi ke sekolah.

Saya mengusulkan acara sederhana disekolah, kita cukup makan nasi box, ceremonial sebentar, ramah-taman dan memberikan sumbangan ke sekolah.

Soal alat pancing, insya Allah saya kirim nanti. Kalau boleh minta alamat kirimnya.

Dikirim oleh Agus Suyanto

1 komentar:

  1. Waduh...kejutan banget tulisanku di pajang disini,sebenernya ini adalah pesan pribadi saya kepada mas Anggar sebagai ketua pelaksana. Kalau pesanku secara umum kurang diterima, "bergerilya"-pun tetap saya lakukan. Wis kadung, kalau usul ga boleh asal, kalau asal ga boleh usul. hehehehehehe.....agus.

    BalasHapus